Pokja AMPL (Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan) adalah kelompok kerja berstatus lembaga adhoc yang terdiri dari para pemangku kepentingan pembangunan sektor air minum dan sanitasi. Dalam rapat ini dilaksanakan untuk pemberian masukan dan tanya jawab dari peserta rapat terkait Pokja AMPL Kota Magelang menyongsong Hari Air Sedunia 22 Maret 2021.

Perserta dari rapat ini adalah perwakilan dari Bappeda Kota Magelang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Kesehatan, DPUPR, PDAM, Universitas Tidar, IUWASH PLUS, Akatirta, Kecamatan Magelang Tengah, Kecamatan Magelang Utara , Kecamatan Magelang Selatan , dan Satgas Sungai KKBM.

Dalam kesempatan ini dikemukakan bahwa untuk RPJMD 2021, saat ini pemerintah (BAPPEDA) sedang menyusun RPJMD, RKPD, dan SKPD. Masukan – masukan nantinya akan dikaji kembali. Mengenai kualitas air, dari pihak PDAM sendiri juga tidak bisa menanggapi karena selama ini pengelolaan air di PDAM pasti sudah diuji dan bersih. Mengenai permasalahan irigasi nantinya bisa dibuat saluran irigasi yang ramah terhadap lingkungan seperti air irigasi dibuang ditampung dalam sumur resapan atau bagaimana yang nanti dapat lebih efisien. Perkim memiliki program untuk menguji air di SPAL DS dan SPAL DT setiap tahunnya namun untuk yang tahun ini tidak terlaksana. Dari perkim rencananya akan mengadakan lomba sanitasi.

Dari perwakilan IUWASH PLUS mengatakan bahwa edukasi di tingkat masyarakat bukan hanya pengamanan pada air secara umum saja tapi juga pada air minum, dalam segi kualitas air, ke depan diharapkan dapat tersedianya air minum yang berkualitas (keran siap minum), dan penggunaan air yang lebih hemat, yang nantinya dapat disampaikan dalam bentuk himbauan untuk menghemat air.