Forum Group Discussion (FGD) ini dilaksanakan untuk mengumpulkan saran dan masukan dari para pelaku usaha di Kota Magelang dalam penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Magelang Tahun 2021-2026. Untuk Forum Group Discussion (FGD) dengan tema “Perluasan Pasar UMKM Terintegrasi dengan Daya Tarik Wisata” ini dilaksanakan pada hari Selasa, 13 April 2021 pkl. 13.00 - 15.00 wib dan bertempat di ruang Pangripta/ Aula Bappeda Kota Magelang. 

Dalam pelaksanaan FGD ini, terdapat beberapa permasalahan terkait UMKM, salah satunya adalah ketidak adanya klinik bisnis/ UMKM Center, dimana para UMKM dapat mendapatkan bimbingan dan memamerkan produk – produknya. Selain itu juga terdapat usulan untuk menghidupkan kembali showroom UMKM di Mudalrejo.

Diluar permasalahan tersebut diatas adalah bagaima cara agar UMKM dapat memanfaatkan adanya beberapa obyek wisata yang telah ada di Kota Magelang. Menanggapi hal tersebut, diperlukan langkah bersama dari OPD terkait.

Verifikasi Rencana Kerja OPD Tahun 2022 dilaksanakan pada hari Senin – Senin 1, 2, 3, 4, 5 dan 8 Maret 2021. Tujuan dilaksanakan desk verifikasi Rencana Kerja OPD adalah :

  1. Melaksanakan penyamaan persepsi terhadap urusan dan program, kegiatan dan sub kegiatan perencanaan pembangunan dan keuangan daerah, yang akan dilaksanakan sebagai rencana kerja perangkat daerah tahun 2022.
  2. Memastikan rencana kerja perangkat daerah sesuai dengan Visi Misi Walikota periode 2021-2024 sebagaimana tugas fungsi dan tanggung jawab perangkat daerah
  3. Memastikan rencana program dan kegiatan perangkat daerah sesuai dengan urutan prioritas pembangunan serta mendukung penyelesaian “isu daerah” yang dilaksanakan tahun 2022
  4. Melakukan klarifikasi dan verifikasi indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan sudah diperhatikan dan dipertimbangkan dalam menyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah
  5. Melakukan klarifikasi dan verifikasi rencana kerja terkait upaya pencapaian standar pelayanan minimal baik SPM sebagaimana PP nomor 2 tahun 2018, maupun SPM sektoral

Pokja AMPL (Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan) adalah kelompok kerja berstatus lembaga adhoc yang terdiri dari para pemangku kepentingan pembangunan sektor air minum dan sanitasi. Dalam rapat ini dilaksanakan untuk pemberian masukan dan tanya jawab dari peserta rapat terkait Pokja AMPL Kota Magelang menyongsong Hari Air Sedunia 22 Maret 2021.

Perserta dari rapat ini adalah perwakilan dari Bappeda Kota Magelang, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, Dinas Kesehatan, DPUPR, PDAM, Universitas Tidar, IUWASH PLUS, Akatirta, Kecamatan Magelang Tengah, Kecamatan Magelang Utara , Kecamatan Magelang Selatan , dan Satgas Sungai KKBM.

Dalam kesempatan ini dikemukakan bahwa untuk RPJMD 2021, saat ini pemerintah (BAPPEDA) sedang menyusun RPJMD, RKPD, dan SKPD. Masukan – masukan nantinya akan dikaji kembali. Mengenai kualitas air, dari pihak PDAM sendiri juga tidak bisa menanggapi karena selama ini pengelolaan air di PDAM pasti sudah diuji dan bersih. Mengenai permasalahan irigasi nantinya bisa dibuat saluran irigasi yang ramah terhadap lingkungan seperti air irigasi dibuang ditampung dalam sumur resapan atau bagaimana yang nanti dapat lebih efisien. Perkim memiliki program untuk menguji air di SPAL DS dan SPAL DT setiap tahunnya namun untuk yang tahun ini tidak terlaksana. Dari perkim rencananya akan mengadakan lomba sanitasi.

Dari perwakilan IUWASH PLUS mengatakan bahwa edukasi di tingkat masyarakat bukan hanya pengamanan pada air secara umum saja tapi juga pada air minum, dalam segi kualitas air, ke depan diharapkan dapat tersedianya air minum yang berkualitas (keran siap minum), dan penggunaan air yang lebih hemat, yang nantinya dapat disampaikan dalam bentuk himbauan untuk menghemat air.

Focus Group Discussion (FGD) OPD di Lingkungan pemerintah Kota Magelang ini dilaksanakan pada tanggal 16, 22 dan 23 Februari 2021. FGD ini merupakan salah satu tahapan yang haru dilalaui dalam rangka penyusunan RKPD Kota Magelang Tahun 2022. Dalam FGD ini dilaksanakan dalam rangka penggalian masalah dan perumusan alternatif penyelesaian masalah yang akan dimuat dalam dokumen perencanaan.

 Tujuan dari dilaksanakannya FGD ini adalah :

  1. menggali informasi secara mendalam dari masing-masing peserta terkait tema, untuk memperkaya dan menguatkan bahasan permasalahan sekaligus memberikan rekomendasi terkait kebijakan, rencana, program pada RKPD 2022.
  2. Memperoleh masukan melalui diskusi aktif, bukan sekedar paparan satu arah

Target Output:

  1. Rumusan permasalahan
  2. Rumusan strategi penyelesaian masalah
  3. Rumusan rekomendasi kebijakan, rencana, program (KRP)
  4. Koreksi data atau KRP yang selama ini berjalan dalam tema
  5. Rumusan pelibatan para pihak

Subcategories