Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Spasial Kawasan yang digelar pada Senin, 23 Februari 2026, di Aula Pangripta Bapperida Kota Magelang. Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya banyak perspektif untuk merumuskan arah pengembangan potensi kawasan berbasis kearifan lokal.

Sesi FGD menghadirkan Mila Kurniawati, Ketua Pokdarwis yang berhasil mengembangkan Kampoeng Heritage Kajoetangan, sebagai narasumber utama. Melalui pengalamannya membangun kawasan wisata berbasis sejarah dan budaya, Mila membagikan wawasan tentang bagaimana penguatan identitas lokal dapat memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Partisipasi peserta dalam diskusi juga sangat beragam. Hadir perwakilan dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (DPPKUM), pelaku ekonomi kreatif, Pokdarwis berbagai kelurahan, serta perwakilan Program Kampung Iklim (Proklim). Keterlibatan multipihak ini menciptakan dialog yang hidup dan konstruktif.

Dalam forum tersebut, berbagai isu mulai dari pengembangan kawasan kreatif, pelestarian budaya, peningkatan kualitas pelaku ekonomi lokal, hingga pentingnya pendekatan spasial dalam perencanaan kawasan turut dibahas. Para peserta juga mengeksplorasi strategi untuk menghubungkan potensi kawasan dengan peluang pasar sehingga terbentuk rantai nilai ekonomi yang lebih kuat.

FGD ini diharapkan menjadi titik temu awal bagi kolaborasi lebih luas untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Magelang. Sinergi lintas sektor diyakini dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi yang terbangun dalam forum ini, Kota Magelang terus bergerak menuju pengembangan kawasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan sosial yang tinggi.