Monitoring dan Evaluasi Data Statistik dan Data Spasial Kota Magelang
Pemerintah Kota Magelang melalui Forum Satu Data Kota Magelang menegaskan komitmen untuk memperkuat tata kelola data statistik dan geospasial sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memastikan data yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal oleh seluruh perangkat daerah dan masyarakat. Materi kegiatan juga menekankan penguatan data statistik dan spasial sebagai fondasi perencanaan, pelaksanaan, serta evaluasi pembangunan daerah.
Forum tersebut dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Magelang, LARSITA, S.E., M.Sc.; Kepala Bapperida Kota Magelang, Handini Rahayu, S.T., M.Eng.; serta Kepala BPS Kota Magelang, Nurul Choiriyati, S.ST, MM. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan pentingnya sinergi lintas lembaga dalam mewujudkan satu data yang berkualitas, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Dalam arahannya, Sekda Kota Magelang menekankan bahwa data statistik dan geospasial merupakan fondasi utama dalam menentukan arah kebijakan pembangunan, baik secara sektoral maupun kewilayahan. Menurutnya, kebutuhan terhadap data yang akurat, mutakhir, terpadu, serta sesuai standar semakin penting di tengah meningkatnya kompleksitas persoalan pembangunan daerah. Ia juga menegaskan bahwa data yang disajikan harus dapat dipertanggungjawabkan dari sisi metodologi maupun sumbernya agar menghasilkan kebijakan yang efektif, terukur, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Sekda juga mengingatkan bahwa seluruh perangkat daerah memiliki peran penting sebagai produsen sekaligus pengguna data. Karena itu, setiap OPD diminta memastikan ketersediaan, kelengkapan, validitas, dan kesesuaian data dengan standar yang berlaku, termasuk melakukan pemutakhiran data secara berkala. Ia menambahkan bahwa integrasi dan sinkronisasi data antarperangkat daerah perlu terus diperkuat melalui koordinasi yang baik agar tata kelola Satu Data dapat berjalan lebih optimal.
Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kota Magelang juga mendorong lahirnya inovasi berbasis data. Salah satu inovasi yang disorot adalah PETARUNG Kawasan atau Pemetaan Terarah Potensi Unggulan Berbasis Spasial Kawasan, yang dikembangkan oleh Kepala Bidang Ekonomi dan Prasarana Wilayah Bapperida Kota Magelang. Inovasi ini dinilai menjadi contoh nyata bagaimana data statistik dan geospasial dapat diolah menjadi alat bantu pengambilan keputusan yang strategis, sekaligus memperkuat kebijakan berbasis kawasan.
Program PETARUNG Kawasan dirancang untuk menguatkan pemanfaatan data spasial dalam mendukung perencanaan pembangunan daerah, termasuk melalui pemetaan potensi wilayah hingga level RW. Pada tahun 2025, Kota Magelang telah mencapai status unggul dalam pemanfaatan data spasial, dan pada tahun 2026 fokus diarahkan pada pengembangan pemetaan terarah potensi unggulan melalui integrasi data spasial dalam Renja RT.
Melalui Forum Satu Data ini, Pemerintah Kota Magelang berharap pengelolaan data tidak hanya berhenti pada pengumpulan informasi, tetapi juga benar-benar menjadi dasar perencanaan pembangunan yang kolaboratif, presisi, dan berdampak nyata bagi masyarakat. Penguatan sinergi antara Bapperida, BPS, dan seluruh OPD diharapkan mampu mewujudkan tata kelola data yang lebih baik serta mendukung pembangunan Kota Magelang yang berkelanjutan.



