Sidebar

BAPPERIDA BAPPERIDA BAPPERIDA
  • Bapperida Kota Magelang
    • Berita
    • Download
      • SAKIP
      • Produk Bapperida
        • Perencanaan (artikel)
      • Perencanaan
    • Produk Hukum
    • Odading
  • PPID
    • Informasi Berkala
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
    • Download
    • Standar Pelayanan
  • Profil BAPPERIDA
    • Tugas dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
  • Buku Tamu
  • Riset dan Inovasi
    • Open Journal System
    • E-Rima

Bapperida Kota Magelang

Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Spasial Kawasan

Details
Berita
25 February 2026

Focus Group Discussion (FGD) Penguatan Ekonomi Kreatif Berbasis Spasial Kawasan yang digelar pada Senin, 23 Februari 2026, di Aula Pangripta Bapperida Kota Magelang. Kegiatan ini menjadi ruang bertemunya banyak perspektif untuk merumuskan arah pengembangan potensi kawasan berbasis kearifan lokal.

Sesi FGD menghadirkan Mila Kurniawati, Ketua Pokdarwis yang berhasil mengembangkan Kampoeng Heritage Kajoetangan, sebagai narasumber utama. Melalui pengalamannya membangun kawasan wisata berbasis sejarah dan budaya, Mila membagikan wawasan tentang bagaimana penguatan identitas lokal dapat memberi nilai tambah ekonomi bagi masyarakat.
Partisipasi peserta dalam diskusi juga sangat beragam. Hadir perwakilan dari Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UMKM (DPPKUM), pelaku ekonomi kreatif, Pokdarwis berbagai kelurahan, serta perwakilan Program Kampung Iklim (Proklim). Keterlibatan multipihak ini menciptakan dialog yang hidup dan konstruktif.

Dalam forum tersebut, berbagai isu mulai dari pengembangan kawasan kreatif, pelestarian budaya, peningkatan kualitas pelaku ekonomi lokal, hingga pentingnya pendekatan spasial dalam perencanaan kawasan turut dibahas. Para peserta juga mengeksplorasi strategi untuk menghubungkan potensi kawasan dengan peluang pasar sehingga terbentuk rantai nilai ekonomi yang lebih kuat.

FGD ini diharapkan menjadi titik temu awal bagi kolaborasi lebih luas untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif di Kota Magelang. Sinergi lintas sektor diyakini dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan semangat kolaborasi yang terbangun dalam forum ini, Kota Magelang terus bergerak menuju pengembangan kawasan yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki nilai ekonomi dan sosial yang tinggi.

Komitmen Kota Menuju Daya Saing Berkelanjutan

Details
Berita
24 February 2026

Kota Magelang kembali menunjukkan kemajuan signifikan dalam pembangunan daerah melalui pencapaian Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) tahun 2025. Dengan nilai 4,29, Kota Magelang berhasil melampaui rata-rata Provinsi Jawa Tengah (3,87) dan rata-rata nasional (3,25). Capaian ini menjadi indikator kuat bahwa pembangunan daerah berjalan dalam arah yang tepat, berbasis data, dan didukung kolaborasi seluruh pemangku kepentingan.

Artikel ini mengulas secara komprehensif perkembangan IDSD Kota Magelang, manfaat strategisnya, serta komitmen berkelanjutan pemerintah daerah dalam memperkuat daya saing kota. Ditulis dengan pendekatan SEO optimized, artikel ini siap dipublikasikan di website resmi pemerintah atau media dalam jaringan.

 

Tren Peningkatan IDSD Kota Magelang (2023–2025)

Data IDSD Kota Magelang dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan yang stabil dan konsisten:

  • 2023: 3,81
  • 2024: 4,27
  • 2025: 4,29

Kenaikan ini menjadi bukti bahwa berbagai kebijakan pembangunan yang dijalankan Pemerintah Kota Magelang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan efisiensi birokrasi, penguatan ekonomi, kualitas layanan publik, dan keberhasilan mendorong ekosistem inovasi di daerah.

Dengan capaian yang telah melampaui rata-rata provinsi dan nasional, Kota Magelang berada pada posisi yang semakin strategis sebagai kota yang kompetitif dalam konteks regional maupun nasional.

 

Apa Itu Indeks Daya Saing Daerah (IDSD)?

IDSD adalah indikator komprehensif yang menggambarkan kemampuan suatu daerah dalam menciptakan lingkungan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi, inovasi, pemerintahan yang efektif, dan kualitas hidup masyarakat. Indeks ini disusun melalui berbagai aspek, seperti:

  • Kelembagaan dan tata kelola pemerintah
  • Infrastruktur dasar dan teknologi
  • Kualitas sumber daya manusia
  • Ekosistem inovasi
  • Kondisi ekonomi dan produktivitas

Dengan mengukur IDSD secara konsisten, pemerintah daerah dapat memastikan bahwa pembangunan terarah, terukur, dan responsif terhadap tantangan yang muncul.

 

Fungsi Strategis IDSD bagi Kota Magelang

IDSD tidak hanya menjadi angka statistik, tetapi juga berfungsi sebagai alat analisis perencanaan pembangunan. Beberapa peran strategis IDSD bagi Kota Magelang antara lain:

1. Menjadi Dasar Perencanaan Pembangunan yang Tepat Sasaran

Data IDSD digunakan sebagai dasar penyusunan berbagai program, kebijakan, dan anggaran daerah. Pendekatan berbasis data memastikan bahwa kebijakan yang dibuat tidak hanya merespons kebutuhan jangka pendek, tetapi juga mendukung tujuan pembangunan jangka panjang.

2. Mengarahkan Kebijakan dan Monitoring Kinerja

IDSD berfungsi sebagai alat monitoring yang memudahkan pemerintah mengevaluasi efektivitas program yang sedang berjalan. Dengan indikator yang terukur, pemerintah dapat melakukan koreksi kebijakan lebih cepat dan tepat apabila ditemukan kendala.

3. Memperkuat Ekosistem Inovasi Daerah

Penguatan daya saing tidak lepas dari kemampuan daerah menciptakan ruang inovasi. IDSD menjadi dasar bagi pemerintah, sektor usaha, akademisi, dan masyarakat untuk berkolaborasi menghasilkan ide-ide inovatif yang dapat dikembangkan menjadi program strategis daerah.

4. Meningkatkan Kualitas Layanan Publik

Dengan hasil IDSD, pemerintah dapat mengidentifikasi sektor mana saja yang perlu peningkatan, seperti pendidikan, kesehatan, digitalisasi layanan, hingga penataan birokrasi. Langkah ini penting untuk menciptakan pelayanan publik yang mudah, cepat, dan transparan.

Makna Pencapaian IDSD bagi Masa Depan Kota Magelang

Capaian IDSD 2025 tidak hanya mengangkat reputasi Kota Magelang sebagai daerah yang unggul, tetapi juga membawa implikasi positif bagi berbagai sektor pembangunan:

1. Mendorong Investasi dan Penguatan Ekonomi Lokal

Daya saing yang meningkat akan menarik minat investor, memperluas peluang usaha, serta menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat. Kepercayaan dunia usaha akan tumbuh seiring meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan.

2. Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Daya saing yang baik berbanding lurus dengan peningkatan akses pendidikan, kesehatan, peluang ekonomi, dan layanan publik—yang ujungnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

3. Menjadikan Magelang Kota yang Nyaman Dit­ing­gali

Sebagai kota dengan ukuran wilayah yang relatif kecil tetapi memiliki kualitas kehidupan yang tinggi, Magelang berpotensi menjadi kota rujukan dalam pengembangan kota-kota modern yang berorientasi pada keberlanjutan dan inovasi.

Komitmen Pemerintah untuk Mempertahankan Momentum

Peningkatan IDSD tidak dicapai dalam waktu singkat. Butuh kolaborasi, konsistensi, dan adaptasi yang berkelanjutan. Pemerintah Kota Magelang berkomitmen untuk : Melanjutkan perbaikan pelayanan publik secara berkelanjutan, Menguatkan sinergi dengan pelaku usaha dan akademisi, Mendorong percepatan digitalisasi pemerintahan, Memfasilitasi inovasi daerah melalui berbagai program kreatif, Menjaga transparansi, akuntabilitas, dan responsivitas kebijakan, Konsistensi dalam pembangunan menjadi kunci agar Kota Magelang dapat mempertahankan posisi sebagai kota yang unggul, adaptif, dan kompetitif.

 

Konsultasi Publik Ranwal RKPD 2027

Details
Berita
20 February 2026

Pemerintah Kota Magelang mengadakan Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD Tahun 2027 pada Jumat, 20 Februari 2026, di Ruang Pangripta Bapperida. Kegiatan ini menjadi salah satu tahapan penting untuk menyusun arah pembangunan kota secara lebih terbuka dan partisipatif.

Acara diskusi dipandu oleh Penjabat Sekretaris Daerah dan dihadiri peserta dari berbagai unsur, mulai dari OPD, BUMN, BUMD, komunitas, akademisi, hingga media. Melalui forum ini, pemerintah memaparkan arah kebijakan dan tema pembangunan tahun 2027 yang berfokus pada penguatan sumber daya manusia serta peningkatan daya saing ekonomi.

Materi acara, termasuk poin-poin mengenai tujuan konsultasi publik, tema pembangunan, serta paparan kebijakan, ditampilkan dalam dokumen yang dibagikan kepada peserta. Forum berjalan interaktif, dengan pemerintah membuka ruang bagi saran dan masukan untuk menyempurnakan Ranwal RKPD.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan Sekretaris Daerah sebagai bentuk dukungan penuh terhadap proses perencanaan yang transparan dan kolaboratif. Pemerintah berharap hasil forum dapat memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat agar prioritas pembangunan tahun 2027 benar‑benar menjawab kebutuhan warga Kota Magelang.

Lomba Krenova Kota Magelang Tahun 2026

Details
Berita
20 February 2026

More Articles …

  1. Pra Musrenbang RKPD 2027 Kecamatan
  2. Musrenbang RKPD 2027 Kelurahan
  3. Pra Musrenbang RKPD 2027
  4. Perkuat Komitmen Kota Sehat, Magelang di APCAT Summit

Subcategories

Tulisan/Artikel

Perencanaan

Page 1 of 118
  • Start
  • Prev
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • Next
  • End

Kalender Kegiatan

«
<
February 2026
>
»
S M T W T F S
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28

Login

Remember Me
  • Forgot your username?
  • Forgot your password?
 
 
Bootstrap is a front-end framework of Twitter, Inc. Code licensed under MIT License. Font Awesome font licensed under SIL OFL 1.1.