Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Magelang untuk tahun 2027 memasuki tahap krusial. Setelah melalui rangkaian proses mulai dari focus group discussion (FGD), konsultasi publik, musrenbang tingkat kelurahan hingga kecamatan, serta pengumpulan pokok pikiran dewan, seluruh usulan itu dibahas kembali dalam Forum Perangkat Daerah atau Forum OPD. Forum ini menjadi ruang sinkronisasi untuk memastikan bahwa setiap masukan dari masyarakat maupun pemangku kepentingan benar-benar diakomodasi dalam rencana kerja perangkat daerah.

Dalam forum tersebut, pemerintah daerah memverifikasi dan mencocokkan seluruh usulan dengan urusan dan kewenangan OPD. Mulai dari kebutuhan infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga isu-isu strategis lain yang menjadi sorotan warga Kota Magelang.

Forum ini juga mematangkan Rancangan Awal RKPD 2027, sehingga hasilnya dapat menjadi pijakan menyusun dokumen perencanaan yang lebih matang pada tahap berikutnya.

Acara yang digelar pada Senin, 9 Maret 2026 ini dihadiri langsung oleh Walikota Magelang, jajaran Kepala Perangkat Daerah, serta unsur perencana di bawah koordinasi Bapperida Kota Magelang.

Forum OPD dipimpin oleh Penjabat Sekretaris Daerah melalui perwakilan Asisten 1, yang sekaligus memandu sesi diskusi dan tanya jawab.

Forum berlangsung di Aula Pangripta Bapperida, dengan penyelenggaraan secara hybrid, menggabungkan peserta yang hadir langsung dan peserta yang mengikuti secara daring agar proses koordinasi tetap inklusif.

Sebagaimana diamanatkan dalam Permendagri No. 86 Tahun 2017, penyusunan RKPD harus melewati beberapa tahapan partisipatif. Forum OPD menjadi titik temu antara aspirasi masyarakat dan kewenangan OPD untuk memastikan Usulan masyarakat tidak hanya dicatat, tetapi benar-benar ditindaklanjuti, Perangkat daerah memiliki kesamaan arah dan prioritas, dan Rencana kerja tahun 2027 dapat menjawab kebutuhan pembangunan yang paling mendesak dan strategis.

Kegiatan diawali dengan paparan Rancangan Awal RKPD 2027 oleh Kepala Bapperida Kota Magelang. Dalam paparannya, ia menjelaskan rangkaian proses perencanaan yang telah ditempuh serta arah kebijakan pembangunan kota pada tahun mendatang.

Walikota Magelang kemudian memberikan pengarahan umum. Ia menekankan pentingnya pembangunan yang adaptif terhadap tantangan kota, namun tetap berpihak kepada kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Usai sambutan, diskusi mengalir dinamis. Perwakilan OPD menyampaikan klarifikasi, menanggapi usulan, dan memberikan penjelasan teknis sesuai bidang masing-masing. Sesi ini menjadi momen penting untuk menyelaraskan rencana, mengurangi tumpang tindih program, sekaligus memastikan setiap kebutuhan warga mendapatkan perhatian proporsional.

Forum OPD tahun ini bukan sekadar agenda wajib, tetapi menjadi ruang strategis untuk menyelaraskan visi pembangunan Kota Magelang tahun 2027. Dengan koordinasi lintas perangkat daerah yang solid, pemerintah berharap rencana kerja yang disusun dapat memberi dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.