KOTA MAGELANG (13/03/2025)- Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Kominfo dan Statistik selaku Walidata Kota Magelang telah selesai melaksanakan seluruh tahapan kegiatan Survei Sosial Ekonomi Kependudukan Kota Magelang Tahun 2025 (SSEK25). Kegiatan ini diselenggarakan melalui rekomendasi statistik dari BPS Kota Magelang dan sekaligus sebagai wujud komitmen Pemerintah Kota Magelang dalam mengupayakan satu data bagi perumusan kebijakan.
SSEK25 dilaksanakan periode Februari-Maret 2025 dengan mendata rumah ke rumah terhadap 2.200 Kepala Keluarga (KK) di 17 Kelurahan di Kota Magelang. Indikator yang didata meliputi kependudukan, kondisi perumahan, sanitasi dan RTLH, kesehatan, pendidikan, ketenagakerjaan dan pemetaan UMKM dan kepemilikan asset. Survei ini juga dilengkapi dengan basis data spasial sehingga nantinya dapat dihasilkan output berupa peta kantong kemiskinan di Kota Magelang lengkap dengan atribut sosial ekonomi masing-masing bangunan (keluarga).
SSEK25 dilakukan untuk memperbarui informasi sebagian data desil I dan desil II P3KE Kota Magelang, mendata potensi exclusion error data DTKS Kota Magelang dan memperluas cakupan sampel survei yang sebelumnya telah dilaksanakan pada agenda SSEK tahun 2023 (SSEK23). Basis data mikro yang dihasilkan selanjutnya diolah oleh Bapperida selaku Koordinator Forum SDI Kota Magelang untuk diberikan scoring bagi klasifikasi kesejahteraan sosial.
Pendataan lapangan SSEK25 melibatkan 60 orang enumerator dan pengawas dari Mitra BPS yang direkrut oleh Walidata Kota Magelang. Hasil SSEK25 diharapkan efektif digunakan sebagai referensi intervensi kebijakan pengentasan kemiskinan berbasis data.

