Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (BAPPERIDA) Kota Magelang menerima kunjungan instansi dari Unit Kegiatan Mahasiswa Penalaran Ilmiah dan Kreativitas Mahasiswa (UKM Pelita) Universitas Tidar pada Jumat, 23 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung di Kantor BAPPERIDA Kota Magelang ini menjadi wadah untuk memperkenalkan ekosistem riset dan inovasi daerah kepada kalangan akademisi.

Dalam kunjungan tersebut, para mahasiswa mendapatkan pemaparan komprehensif mengenai peran strategis BAPPERIDA dalam mengubah gagasan menjadi perubahan nyata bagi pembangunan daerah. Bidang Riset dan Inovasi BAPPERIDA bertugas menyiapkan kebijakan, mengoordinasikan, serta menyinkronkan kegiatan riset dan inovasi agar menjadi landasan perencanaan pembangunan yang berbasis bukti. Pemaparan materi juga menyoroti berbagai program operasional inovasi unggulan, seperti fasilitasi Kompetisi Inovasi (KRENOVA), dorongan partisipasi dalam Innovation Government Award (IGA), fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI), hingga penyebarluasan hasil riset melalui jurnal kelitbangan.

Lebih lanjut, para mahasiswa diperkenalkan dengan konsep "Pamong Inovasi", yakni agen perubahan yang ditempatkan di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BUMD, kelurahan, hingga puskesmas untuk menggali masalah layanan dan merumuskan solusinya. BAPPERIDA menekankan bahwa inovasi yang baik selalu berangkat dari perumusan masalah yang tajam dan diuji dengan bukti yang valid. Solusi yang dihasilkan harus bermuara pada prinsip 3P: Mempermudah, Mempercepat, dan Memperbanyak manfaat bagi layanan publik.

Untuk mewujudkan hal tersebut, BAPPERIDA mengilustrasikannya melalui kerangka "Anatomi Pohon Beringin", di mana input masalah dan riset berperan sebagai akar, proses pengujian sebagai batang, kolaborasi agen perubahan sebagai cabang, dan budaya inovasi sebagai daun yang akhirnya menghasilkan buah berupa inovasi nyata yang berdampak. Melalui pertemuan dan ruang diskusi ini, BAPPERIDA Kota Magelang berharap ekosistem kolaborasi (Pentahelix) antara pemerintah daerah dan dunia akademik, khususnya mahasiswa Universitas Tidar, dapat terus terjalin. Keterlibatan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya memunculkan ide-ide segar, tetapi juga memperkuat budaya inovasi yang adaptif dan berkelanjutan demi mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik di Kota Magelang.