Bapperida Kota Magelang Terima Kunjungan Studi Lapangan Peserta PKA Polri Gelombang I Angkatan XVI dan XVII

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang menerima kunjungan studi lapangan peserta Pendidikan Kepemimpinan Administrator (PKA) Polri Gelombang I Angkatan XVI dan XVII pada Senin, 13 Juli 2026, pukul 10.00 WIB, bertempat di Kantor Bapperida Kota Magelang.
Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian proses pembelajaran yang diikuti para peserta PKA Polri untuk memperluas wawasan mengenai tata kelola pemerintahan daerah, khususnya dalam bidang perencanaan pembangunan, riset, dan inovasi. Melalui studi lapangan ini, para peserta memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana Bapperida Kota Magelang menjalankan perannya dalam menyusun kebijakan pembangunan yang terarah, terukur, dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, jajaran Bapperida Kota Magelang menyambut rombongan peserta dengan hangat dan terbuka. Berbagai materi dipaparkan, mulai dari mekanisme penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah, sinkronisasi program antarperangkat daerah, hingga pengembangan berbagai inovasi yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik di Kota Magelang.
Kegiatan studi lapangan ini juga menjadi ruang diskusi yang interaktif. Para peserta aktif bertukar pikiran, menyampaikan pertanyaan, serta berbagi pengalaman mengenai praktik penyelenggaraan pemerintahan di lingkungan Polri dan pemerintah daerah. Suasana dialog yang terbangun diharapkan dapat memperkaya perspektif kedua belah pihak dalam menghadapi tantangan pelayanan publik yang semakin dinamis.
Melalui kegiatan ini, Bapperida Kota Magelang berharap dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan institusi Polri, sekaligus menjadi sarana berbagi praktik baik dalam penyelenggaraan pemerintahan. Kolaborasi seperti ini diharapkan mampu mendorong lahirnya inovasi serta kepemimpinan yang adaptif, profesional, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
Kegiatan penerimaan studi lapangan berlangsung dengan lancar dan menjadi bukti bahwa kolaborasi antarinstansi memiliki peran penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.





