Sidebar

BAPPERIDA BAPPERIDA BAPPERIDA
  • Bapperida Kota Magelang
    • Berita
    • Download
      • SAKIP
      • Produk Bapperida
        • Perencanaan (artikel)
      • Perencanaan
    • Produk Hukum
    • Odading
  • PPID
    • Informasi Berkala
    • Informasi Serta Merta
    • Informasi Setiap Saat
    • Download
    • Standar Pelayanan
  • Profil BAPPERIDA
    • Tugas dan Fungsi
    • Struktur Organisasi
  • Buku Tamu
  • Riset dan Inovasi
    • Open Journal System
    • E-Rima

Bapperida Kota Magelang

Pemerintah Kota Magelang Tawarkan Peluang Investasi "Segitiga Emas" di MASSIF 2026

Details
Berita
29 June 2026

Pemerintah Kota Magelang kembali menegaskan komitmennya untuk menjadi simpul ekonomi utama di Jawa Tengah. Melalui ajang Magelang Investment Business Forum (MASSIF) 2026 yang digelar di Grand Ballroom Hotel Atria, Kamis (25/6/2026), Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang memaparkan berbagai peluang strategis bagi para calon penanam modal. 

Dalam paparannya yang bertajuk "Kota Magelang: Simpul Ekonomi Jawa Tengah Menuju Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan", Kepala Bapperida menekankan tren iklim investasi yang sangat positif di wilayahnya. Tren nilai investasi di Kota Magelang diproyeksikan terus melonjak tajam hingga menyentuh angka Rp6,73 triliun pada tahun 2025.

Proyeksi ini didukung oleh indikator makro yang solid, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi mencapai 5,92%. "Kota Magelang memiliki nilai tambah dan keunggulan kompetitif yang kuat. Kami siap menjadi mitra investasi Anda melalui dukungan infrastruktur yang memadai, SDM berkualitas dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) 82,92, serta jaminan regulasi pro-investasi." Fokus pengembangan investasi dalam lima tahun ke depan (2025-2029) akan dipusatkan pada "Kawasan Segitiga Emas".

Kawasan strategis ini mencakup Kawasan Aloon-Aloon sebagai ruang publik utama, Kawasan Kebun Raya Tidar sebagai destinasi penyangga ekologis dan pariwisata, serta Koridor Jalan Soekarno-Hatta sebagai pusat perdagangan dan pelayanan jasa. Selain itu, terdapat tujuh titik prioritas investasi unggulan yang siap dikembangkan, antara lain kawasan Sidotopo, Sport Center, Kebonpolo, dan Taman Kyai Langgeng (TKL) Ecopark.

Sektor-sektor penyumbang utama perekonomian daerah yang sangat prospektif untuk digarap investor meliputi Industri Pengolahan (berkontribusi 16,31%), Konstruksi (15,99%), dan Perdagangan (14,20%). Peluang spesifik juga terbuka sangat lebar di sektor pariwisata terpadu (seperti heritage, wisata budaya, kuliner, dan MICE), fasilitas kesehatan modern(hospital tourism dan wellness center), hingga pengembangan ekonomi kreatif seperti startup digital dan creative hub. Untuk memikat dan mempermudah langkah para pemodal, Pemkot Magelang telah menggelar "karpet merah" perizinan.

Melalui layanan One Stop Service di Mal Pelayanan Publik (MPP) serta sistem digital terintegrasi (OSS dan SIPOINT), seluruh proses administrasi dipastikan berjalan cepat, transparan, dan mudah diakses. Berdasarkan implementasi Perda Kota Magelang Nomor 1 Tahun 2024 dan Perwal Nomor 40 Tahun 2024, para investor juga berkesempatan mendapatkan berbagai insentif fiskal, seperti pengurangan atau pembebasan pajak dan retribusi daerah, keringanan biaya retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga dukungan non-fiskal berupa fasilitasi lahan dan penyiapan tenaga kerja terampil.

Mengakhiri paparannya di hadapan para pemangku kepentingan dan pebisnis yang hadir, Kepala Bapperida memberikan pesan optimis. "Kami mengundang Anda semua untuk menjadi bagian dari pertumbuhan Kota Magelang. Investasi hari ini, tumbuh bersama Kota Magelang di masa depan."

Kota Magelang Borong Prestasi di PPI Jawa Tengah 2026, Pixelmin Raih Penghargaan Tertinggi KRENOVA

Details
Berita
29 June 2026

Kota Magelang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Dalam ajang Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian Jateng Fair 2026, inovator asal Kota Magelang berhasil meraih Juara Utama Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (KRENOVA) Jawa Tengah 2026. Penghargaan tersebut diumumkan pada pembukaan PPI yang digelar di kawasan PRPP Kota Semarang, Jumat (26/6).

Pameran Produk Inovasi berlangsung mulai 26 Juni hingga 5 Juli 2026 sebagai bagian dari peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Tengah ke-81. Mengusung tema "Action for Transformation", kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, dan menjadi wadah bagi pemerintah kabupaten/kota untuk menampilkan berbagai inovasi unggulan yang telah dikembangkan di daerah masing-masing.

Prestasi membanggakan tersebut diraih oleh Priya Bagus Sasikoro, yang akrab disapa Acik, inovator dari Perum DepKes D1/33, Kramat Utara, Kota Magelang. Melalui inovasi digital Pixelmin, Acik berhasil menyisihkan para peserta dari berbagai daerah dan dinobatkan sebagai Pemenang Utama KRENOVA Jawa Tengah 2026.

Pixelmin merupakan teknologi Efficient Client-side Video Compression, yaitu sistem kompresi video yang dilakukan langsung pada perangkat pengguna tanpa harus mengunggah data ke server. Teknologi ini mampu mengurangi ukuran file video hingga 80 persen tanpa mengurangi kualitas resolusi. Atas inovasi tersebut, Acik menerima trofi penghargaan beserta uang pembinaan sebesar Rp9,5 juta.

Tidak hanya meraih penghargaan pada ajang KRENOVA, Kota Magelang juga tampil menarik melalui stan pameran yang mengusung tema Ekonomi Sirkuler. Konsep tersebut menampilkan berbagai produk inovasi ramah lingkungan yang mengedepankan pemanfaatan kembali limbah atau produk sampingan menjadi produk bernilai ekonomi. Stan Kota Magelang diisi oleh para inovator yang berhasil masuk dalam jajaran TOP 30 KRENOVA Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026, sehingga menjadi salah satu daya tarik bagi para pengunjung PPI.

Keikutsertaan Kota Magelang dalam PPI 2026 mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Magelang. Pada acara pembukaan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan (Asisten II) Sekretariat Daerah Kota Magelang, Chrisatrya Yonas Nusantrawan Bolla, hadir mewakili Wali Kota Magelang. Ia menyampaikan apresiasi atas capaian para inovator yang dinilai mampu menunjukkan kualitas sumber daya manusia Kota Magelang dalam menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti bahwa inovasi yang lahir dari masyarakat mampu menjadi solusi atas berbagai tantangan pembangunan sekaligus meningkatkan daya saing daerah. Pemerintah Kota Magelang, lanjutnya, akan terus mendukung tumbuhnya ekosistem inovasi melalui kolaborasi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bapperida Kota Magelang menegaskan bahwa prestasi yang diraih tidak menjadi tujuan akhir, melainkan menjadi motivasi untuk terus mengembangkan inovasi hingga dapat diterapkan secara luas. Bapperida berkomitmen melakukan pendampingan terhadap para inovator, mulai dari penguatan riset, pengembangan produk, hingga proses hilirisasi agar inovasi yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Pameran Produk Inovasi (PPI) Jawa Tengah 2026 masih berlangsung hingga 5 Juli 2026. Masyarakat yang berkunjung ke Jateng Fair 2026 di PRPP Semarang dapat mengunjungi stan Kota Magelang untuk melihat secara langsung berbagai karya inovasi unggulan, khususnya produk-produk bertema Ekonomi Sirkuler yang mencerminkan semangat transformasi menuju pembangunan yang lebih inovatif, berkelanjutan, dan berdaya saing.

 
 
 

Desk Inovasi Daerah 2026

Details
Berita
26 June 2026

Perwakilan dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, kelurahan, hingga Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) di Aula Pangripta, Kantor Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang. Mereka hadir untuk mengikuti sebuah agenda krusial bernama Desk Inovasi.

Desk Inovasi merupakan forum diskusi mendalam, asistensi, sekaligus evaluasi berkala yang diinisiasi oleh Bapperida Kota Magelang. Forum ini dirancang khusus sebagai ruang inkubasi, di mana setiap instansi memaparkan rancangan, kendala, hingga evaluasi dari program-program kreatif yang akan atau sedang mereka jalankan. Kegiatan ini digelar secara berkala dan bertahap mengikuti siklus perencanaan daerah, guna memastikan seluruh program pelayanan masyarakat matang dan siap berdampak nyata, baik untuk tahun berjalan maupun periode perencanaan mendatang.

Inovasi tidak boleh lahir hanya sebagai formalitas di atas kertas atau sekadar menggugurkan kewajiban seremonial. Bapperida ingin memastikan setiap ide baru yang muncul terhindar dari tumpang tindih anggaran, memiliki dasar hukum yang jelas, dan yang paling penting—benar-benar menjadi solusi konkret atas masalah harian yang dihadapi oleh warga Magelang.

Perwakilan instansi duduk bersama dengan tim perencana serta tim ahli dari Bapperida. Setelah instansi memaparkan detail program kerja mereka, tim Bapperida akan memberikan masukan teknis, menyelaraskan program tersebut dengan visi besar Wali Kota, hingga menguji sejauh mana kemudahan implementasinya di lapangan. Menariknya, forum ini juga berfungsi sebagai jembatan kolaborasi, sehingga antarinstansi bisa saling berintegrasi dan tidak lagi bekerja secara ego sektoral.

Lewat komitmen bersama yang digodok di dalam Desk Inovasi, agenda ini bukan lagi sekadar rapat dinas biasa. Ini adalah ikhtiar kolektif untuk mengukuhkan posisi Kota Magelang sebagai salah satu kota terinovatif di Indonesia, yang pelayanan publiknya kian dekat, cepat, dan bersahabat dengan masyarakat.

Mahasiswa UNS Laksanakan Kuliah Kerja Lapangan di Bapperida Kota Magelang

Details
Berita
19 June 2026

Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Magelang menerima kunjungan mahasiswa Program Studi Pendidikan Sosiologi Antropologi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dalam kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Bapperida Kota Magelang ini diikuti oleh puluhan mahasiswa dan dosen pendamping sebagai bagian dari proses pembelajaran lapangan untuk memperdalam pemahaman mengenai perencanaan pembangunan daerah dan dinamika sosial masyarakat.

Kunjungan tersebut dilaksanakan sebagai upaya memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada mahasiswa mengenai peran pemerintah daerah dalam merencanakan, mengoordinasikan, dan mengawal pembangunan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh materi secara teoritis di ruang kuliah, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata tentang bagaimana kebijakan pembangunan disusun dan diimplementasikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan Bapperida Kota Magelang memberikan pemaparan mengenai tugas dan fungsi perangkat daerah, proses penyusunan dokumen perencanaan pembangunan, serta berbagai program dan inovasi yang telah dikembangkan untuk mendukung pembangunan yang partisipatif dan berbasis data. Mahasiswa juga diajak memahami pentingnya kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi dengan mengajukan berbagai pertanyaan terkait perencanaan pembangunan, pemberdayaan masyarakat, hingga tantangan yang dihadapi pemerintah daerah dalam menyelaraskan kebutuhan masyarakat dengan program pembangunan. Diskusi tersebut menjadi ruang pertukaran pengetahuan yang bermanfaat bagi kedua belah pihak.

Menurut pihak penyelenggara, KKL ini bertujuan untuk memperkuat keterkaitan antara teori yang dipelajari di perguruan tinggi dengan praktik yang diterapkan di lapangan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan wawasan kritis mahasiswa mengenai peran ilmu sosial dalam mendukung proses pembangunan daerah yang inklusif dan berkeadilan.

Melalui kunjungan ini, Bapperida Kota Magelang berharap dapat terus menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembangunan berbasis pengetahuan. Sinergi antara pemerintah daerah dan dunia akademik dinilai penting untuk menghasilkan berbagai gagasan, penelitian, dan inovasi yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

Kegiatan Kuliah Kerja Lapangan Universitas Sebelas Maret di Bapperida Kota Magelang ditutup dengan sesi foto bersama sebagai simbol terjalinnya kolaborasi dan semangat belajar bersama antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan yang lebih baik di masa mendatang.

More Articles …

  1. Kunjungan Studi Lapangan Diklat PIM Pengawas Pemerintah Kota Semarang di BAPPERIDA Kota Magelang
  2. PETARUNG Kawasan, Inovasi Digital Kota Magelang untuk Perencanaan Pembangunan yang Lebih Presisi
  3. Pengumuman Pemenang Riset Unggulan Daerah (RUD) Tahun 2026.
  4. Bapperida Kota Magelang Gelar Evaluasi Hasil Indeks Kota Toleran Bersama SETARA Institute

Subcategories

Tulisan/Artikel

Perencanaan

Page 1 of 125
  • Start
  • Prev
  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
  • 6
  • 7
  • 8
  • 9
  • 10
  • Next
  • End

Kalender Kegiatan

«
<
July 2026
>
»
S M T W T F S
28 29 30 1 2 3 4
5 6 7 8 9 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30 31 1

Login

Remember Me
  • Forgot your username?
  • Forgot your password?
 
 
Bootstrap is a front-end framework of Twitter, Inc. Code licensed under MIT License. Font Awesome font licensed under SIL OFL 1.1.