Bapperida Kota Magelang Gelar Evaluasi Hasil Indeks Kota Toleran Bersama SETARA Institute

Bapperida Kota Magelang menggelar kegiatan Evaluasi Hasil Indeks Kota Toleran (IKT) Kota Magelang pada Jumat (5/6) di Ruang Mantyasih Lantai 1 Bapperida Kota Magelang. Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari SETARA Institute, yaitu Ikhsan Yosari, serta diikuti oleh sejumlah perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Kegiatan evaluasi tersebut bertujuan untuk menelaah hasil pengukuran Indeks Kota Toleran Kota Magelang sekaligus mengidentifikasi berbagai aspek yang perlu dipertahankan maupun ditingkatkan. Indeks Kota Toleran merupakan salah satu instrumen yang digunakan untuk mengukur kondisi toleransi, keberagaman, dan kehidupan sosial masyarakat di suatu daerah.
Dalam forum yang berlangsung sejak pukul 08.15 WIB hingga selesai tersebut, peserta mendapatkan pemaparan mengenai hasil evaluasi IKT Kota Magelang serta berbagai rekomendasi strategis guna memperkuat nilai-nilai toleransi di tengah masyarakat. Kehadiran narasumber dari SETARA Institute diharapkan dapat memberikan perspektif dan masukan yang konstruktif bagi Pemerintah Kota Magelang dalam merumuskan kebijakan yang mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis dan inklusif.
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai perangkat daerah, antara lain Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominsta), Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMP4KB), Dinas Sosial, Bagian Kesejahteraan Rakyat, Bagian Hukum Setda Kota Magelang, serta jajaran Bidang PPM Bapperida Kota Magelang. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung terwujudnya Kota Magelang yang aman, harmonis, dan menjunjung tinggi keberagaman.
Melalui kegiatan evaluasi ini, Pemerintah Kota Magelang hasil Indeks Kota Toleran tidak hanya menjadi bahan penilaian semata, tetapi juga menjadi dasar dalam penyusunan program dan kebijakan yang mampu memperkuat kerukunan sosial, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta menjaga iklim toleransi yang telah terbangun dengan baik di Kota Magelang. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan, nilai-nilai toleransi diharapkan dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter pembangunan Kota Magelang di masa mendatang.




